10 Manfaat Cuka Apel yang Jarang Diketahui

10 Manfaat Cuka Apel yang Jarang Diketahui

Cuka apel adalah cairan berwarna kuning kecokelatan yang dibuat dari sari apel yang difermentasi. Cuka apel telah digunakan selama berabad-abad sebagai bahan pengobatan tradisional dan sebagai bahan pengawet makanan. Cuka apel mengandung berbagai macam nutrisi, termasuk asam asetat, potasium, dan antioksidan.

Cuka apel memiliki banyak manfaat kesehatan, di antaranya:

  • Membantu menurunkan berat badan
  • Mengatur kadar gula darah
  • Meningkatkan kesehatan jantung
  • Memiliki sifat antibakteri dan antivirus
  • Meningkatkan kesehatan kulit

Selain manfaat kesehatan, cuka apel juga memiliki beberapa manfaat lainnya, seperti:

  • Sebagai bahan pembersih alami
  • Sebagai bahan pengawet makanan
  • Sebagai bahan perawatan rambut

Manfaat Cuka Apel

Cuka apel memiliki banyak manfaat kesehatan dan kecantikan. Berikut adalah 9 manfaat utama cuka apel:

  • Menurunkan berat badan
  • Mengatur gula darah
  • Meningkatkan kesehatan jantung
  • Memiliki sifat antibakteri
  • Meningkatkan kesehatan kulit
  • Sebagai bahan pembersih alami
  • Sebagai bahan pengawet makanan
  • Sebagai bahan perawatan rambut
  • Meredakan sakit tenggorokan

Selain manfaat tersebut, cuka apel juga dapat membantu mengatasi masalah pencernaan, seperti perut kembung dan sembelit. Cuka apel juga dapat membantu meningkatkan penyerapan nutrisi dari makanan. Untuk mendapatkan manfaat cuka apel, Anda dapat mengonsumsinya dengan cara diminum langsung, dicampur dengan air atau jus, atau digunakan sebagai bahan masakan.

Menurunkan berat badan

Cuka apel telah terbukti dapat membantu menurunkan berat badan dengan beberapa cara. Pertama, cuka apel dapat meningkatkan rasa kenyang, sehingga Anda merasa lebih kenyang setelah makan dan pada akhirnya makan lebih sedikit. Kedua, cuka apel dapat membantu membakar lemak dengan meningkatkan metabolisme. Ketiga, cuka apel dapat membantu menurunkan kadar gula darah, yang dapat membantu mencegah penambahan berat badan.

  • Meningkatkan rasa kenyang

    Cuka apel mengandung asam asetat, yang telah terbukti dapat meningkatkan rasa kenyang. Dalam sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi cuka apel sebelum makan merasa lebih kenyang dan makan lebih sedikit kalori dibandingkan orang yang tidak mengonsumsi cuka apel.

  • Meningkatkan metabolisme

    Cuka apel dapat membantu meningkatkan metabolisme dengan meningkatkan kadar norepinefrin, hormon yang berperan dalam memecah lemak.

  • Menurunkan kadar gula darah

    Cuka apel dapat membantu menurunkan kadar gula darah dengan memperlambat penyerapan gula ke dalam darah. Hal ini dapat membantu mencegah lonjakan gula darah, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan.

Selain itu, cuka apel juga dapat membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, yang dapat membantu menurunkan berat badan. Misalnya, cuka apel dapat membantu meningkatkan pencernaan, mengurangi peradangan, dan meningkatkan kadar kolesterol.

Mengatur gula darah

Salah satu manfaat cuka apel yang paling penting adalah kemampuannya untuk mengatur gula darah. Gula darah yang tinggi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Cuka apel dapat membantu menurunkan kadar gula darah dengan memperlambat penyerapan gula ke dalam darah. Hal ini dapat membantu mencegah lonjakan gula darah, yang dapat merusak pembuluh darah dan organ.

Dalam sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi cuka apel sebelum makan mengalami penurunan kadar gula darah yang signifikan dibandingkan orang yang tidak mengonsumsi cuka apel. Studi lain menemukan bahwa cuka apel dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin, yang berarti tubuh dapat menggunakan insulin dengan lebih efektif untuk menurunkan kadar gula darah.

Mengatur gula darah sangat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Cuka apel dapat menjadi alat yang efektif untuk membantu menurunkan kadar gula darah dan mencegah komplikasi kesehatan yang terkait dengan gula darah tinggi.

Meningkatkan kesehatan jantung

Cuka apel dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dengan beberapa cara. Pertama, cuka apel dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Kedua, cuka apel dapat membantu menurunkan tekanan darah. Ketiga, cuka apel dapat membantu mencegah pembentukan plak di arteri.

  • Menurunkan kadar kolesterol

    Cuka apel mengandung asam asetat, yang telah terbukti dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Dalam sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi cuka apel setiap hari selama 8 minggu mengalami penurunan kadar kolesterol LDL sebesar 6% dan peningkatan kadar kolesterol HDL sebesar 8%.

  • Menurunkan tekanan darah

    Cuka apel juga dapat membantu menurunkan tekanan darah. Dalam sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi cuka apel setiap hari selama 12 minggu mengalami penurunan tekanan darah sistolik (angka atas) sebesar 5 mmHg dan penurunan tekanan darah diastolik (angka bawah) sebesar 2 mmHg.

  • Mencegah pembentukan plak

    Cuka apel juga dapat membantu mencegah pembentukan plak di arteri. Plak adalah zat lengket yang menumpuk di dinding arteri dan dapat menyebabkan penyempitan arteri dan penyakit jantung. Cuka apel mengandung antioksidan yang dapat membantu melindungi arteri dari kerusakan dan mencegah pembentukan plak.

Dengan membantu menurunkan kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, dan mencegah pembentukan plak, cuka apel dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Memiliki sifat antibakteri

Salah satu manfaat penting dari cuka apel adalah sifat antibakterinya. Cuka apel mengandung asam asetat, yang merupakan senyawa yang telah terbukti dapat membunuh bakteri penyebab penyakit. Sifat antibakteri ini menjadikannya pengobatan rumahan yang efektif untuk berbagai infeksi, termasuk infeksi saluran kemih, infeksi telinga, dan infeksi kulit.

Sebagai contoh, sebuah penelitian menemukan bahwa cuka apel efektif dalam membunuh bakteri E. coli, yang merupakan penyebab utama infeksi saluran kemih. Penelitian lain menemukan bahwa cuka apel efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, yang merupakan penyebab umum infeksi kulit.

Sifat antibakteri dari cuka apel menjadikannya pengobatan alami yang efektif untuk berbagai infeksi. Jika Anda mengalami infeksi, Anda dapat mencoba menggunakan cuka apel sebagai pengobatan rumahan. Namun, penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan cuka apel untuk mengobati infeksi apa pun.

Meningkatkan Kesehatan Kulit

Cuka apel memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit. Sifat-sifat ini dapat membantu mengobati berbagai masalah kulit, seperti jerawat, eksim, dan psoriasis.

  • Mengobati jerawat

    Cuka apel dapat membantu mengobati jerawat karena sifat antibakterinya. Asam asetat dalam cuka apel dapat membunuh bakteri penyebab jerawat, Propionibacterium acnes. Selain itu, sifat anti-inflamasi cuka apel dapat membantu mengurangi peradangan yang terkait dengan jerawat.

  • Mengatasi eksim

    Cuka apel dapat membantu mengatasi eksim karena sifat anti-inflamasinya. Eksim adalah kondisi kulit yang ditandai dengan kulit kering, gatal, dan meradang. Sifat anti-inflamasi cuka apel dapat membantu mengurangi peradangan dan gatal yang terkait dengan eksim.

  • Meredakan psoriasis

    Cuka apel dapat membantu meredakan psoriasis karena sifat anti-inflamasi dan antibakterinya. Psoriasis adalah kondisi kulit yang ditandai dengan bercak kulit tebal, merah, dan bersisik. Sifat anti-inflamasi cuka apel dapat membantu mengurangi peradangan dan gatal yang terkait dengan psoriasis, sementara sifat antibakterinya dapat membantu mencegah infeksi.

  • Mencegah penuaan dini

    Cuka apel mengandung antioksidan yang dapat membantu mencegah penuaan dini. Antioksidan ini dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat menyebabkan kerutan, garis halus, dan bintik-bintik penuaan.

Selain manfaat tersebut, cuka apel juga dapat membantu mencerahkan kulit dan mengurangi bekas jerawat. Cuka apel merupakan bahan alami yang aman dan efektif untuk meningkatkan kesehatan kulit. Jika Anda mengalami masalah kulit, Anda dapat mencoba menggunakan cuka apel sebagai pengobatan rumahan.

Sebagai bahan pembersih alami

Cuka apel memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang menjadikannya bahan pembersih alami yang efektif. Cuka apel dapat digunakan untuk membersihkan berbagai permukaan, termasuk meja, lantai, dan jendela. Cuka apel juga dapat digunakan untuk menghilangkan bau tak sedap, seperti bau asap rokok atau bau sampah.

Salah satu manfaat utama menggunakan cuka apel sebagai bahan pembersih alami adalah sifatnya yang tidak beracun. Cuka apel aman digunakan di sekitar anak-anak dan hewan peliharaan, dan tidak akan meninggalkan residu berbahaya pada permukaan. Selain itu, cuka apel juga mudah digunakan dan harganya murah.

Berikut adalah beberapa contoh cara menggunakan cuka apel sebagai bahan pembersih alami:

  • Untuk membersihkan meja atau lantai, campurkan 1/2 cangkir cuka apel dengan 1 galon air. Pel lantai atau meja seperti biasa.
  • Untuk membersihkan jendela, campurkan 1/4 cangkir cuka apel dengan 1 cangkir air. Semprotkan larutan tersebut ke jendela dan lap dengan kain bersih.
  • Untuk menghilangkan bau tak sedap, tempatkan semangkuk cuka apel di ruangan.

Cuka apel adalah bahan pembersih alami yang efektif, aman, dan mudah digunakan. Cuka apel dapat digunakan untuk membersihkan berbagai permukaan dan menghilangkan bau tak sedap.

Sebagai bahan pengawet makanan

Cuka apel telah digunakan sebagai bahan pengawet makanan selama berabad-abad. Hal ini dikarenakan cuka apel memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab pembusukan makanan.

  • Menghambat pertumbuhan bakteri

    Asam asetat dalam cuka apel dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab pembusukan makanan, seperti E. coli dan Salmonella. Bakteri ini dapat menyebabkan makanan menjadi rusak dan tidak layak dikonsumsi.

  • Menghambat pertumbuhan jamur

    Selain menghambat pertumbuhan bakteri, cuka apel juga dapat menghambat pertumbuhan jamur. Jamur dapat menyebabkan makanan menjadi berlendir dan berbau tidak sedap.

  • Meningkatkan umur simpan makanan

    Dengan menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur, cuka apel dapat membantu meningkatkan umur simpan makanan. Makanan yang diawetkan dengan cuka apel dapat bertahan lebih lama tanpa mengalami pembusukan.

  • Penggunaan dalam pengawetan makanan

    Cuka apel dapat digunakan untuk mengawetkan berbagai jenis makanan, seperti acar, saus, dan selai. Cuka apel juga dapat digunakan sebagai bahan pengawet alami untuk daging, ikan, dan sayuran.

Sebagai bahan pengawet makanan, cuka apel menawarkan alternatif alami dan aman untuk bahan pengawet sintetis. Cuka apel dapat membantu meningkatkan umur simpan makanan, mencegah pembusukan, dan menjaga keamanan makanan untuk dikonsumsi.

Sebagai bahan perawatan rambut

Cuka apel memiliki banyak manfaat untuk perawatan rambut. Manfaat-manfaat ini berasal dari sifat cuka apel yang antibakteri, antijamur, dan dapat menyeimbangkan pH rambut dan kulit kepala.

Salah satu manfaat utama cuka apel untuk perawatan rambut adalah kemampuannya untuk membersihkan dan menyegarkan rambut. Cuka apel dapat menghilangkan penumpukan produk penata rambut, kotoran, dan minyak berlebih pada rambut dan kulit kepala. Hal ini dapat membuat rambut terlihat lebih sehat, berkilau, dan bervolume.

Selain itu, cuka apel juga dapat membantu mengatasi masalah rambut seperti ketombe dan gatal pada kulit kepala. Sifat antibakteri dan antijamur pada cuka apel dapat membantu membunuh jamur dan bakteri penyebab ketombe dan gatal pada kulit kepala.

Untuk menggunakan cuka apel sebagai bahan perawatan rambut, Anda dapat mencampurkan 1/4 cangkir cuka apel dengan 1 cangkir air. Setelah keramas, bilas rambut Anda dengan larutan cuka apel tersebut. Diamkan selama beberapa menit, lalu bilas kembali dengan air bersih.

Anda juga dapat menggunakan cuka apel sebagai kondisioner alami. Caranya, campurkan 1/4 cangkir cuka apel dengan 1 cangkir air. Setelah keramas, bilas rambut Anda dengan larutan cuka apel tersebut. Diamkan selama beberapa menit, lalu bilas kembali dengan air bersih.

Cuka apel adalah bahan perawatan rambut alami yang aman dan efektif. Cuka apel dapat membantu membersihkan, menyegarkan, dan mengatasi masalah rambut. Jika Anda ingin memiliki rambut yang sehat dan berkilau, Anda dapat mencoba menggunakan cuka apel sebagai bahan perawatan rambut.

Meredakan sakit tenggorokan

Salah satu manfaat cuka apel yang mungkin belum banyak diketahui adalah kemampuannya untuk meredakan sakit tenggorokan. Cuka apel memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang dapat membantu membunuh bakteri penyebab sakit tenggorokan dan mengurangi peradangan pada tenggorokan.

Untuk menggunakan cuka apel sebagai obat sakit tenggorokan, Anda dapat berkumur dengan larutan cuka apel. Campurkan 1/4 cangkir cuka apel dengan 1 cangkir air hangat. Kumur selama 30 detik, lalu buang larutan tersebut. Anda dapat berkumur dengan larutan cuka apel beberapa kali sehari untuk meredakan sakit tenggorokan.

Selain berkumur, Anda juga dapat meminum cuka apel untuk meredakan sakit tenggorokan. Campurkan 1-2 sendok makan cuka apel dengan segelas air hangat. Minum larutan tersebut perlahan-lahan. Anda dapat meminum larutan cuka apel beberapa kali sehari untuk meredakan sakit tenggorokan.

Cuka apel adalah obat sakit tenggorokan alami yang aman dan efektif. Cuka apel dapat membantu membunuh bakteri penyebab sakit tenggorokan, mengurangi peradangan, dan meredakan nyeri. Jika Anda mengalami sakit tenggorokan, Anda dapat mencoba menggunakan cuka apel sebagai pengobatan rumahan.

Bukti Ilmiah dan Studi Kasus

Cuka apel telah digunakan sebagai obat tradisional selama berabad-abad, dan penelitian ilmiah modern telah mengkonfirmasi banyak manfaat kesehatannya. Salah satu manfaat cuka apel yang paling terkenal adalah kemampuannya untuk menurunkan kadar gula darah. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care menemukan bahwa konsumsi cuka apel sebelum makan dapat menurunkan kadar gula darah hingga 30%. Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition Research menemukan bahwa cuka apel dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin, yang berarti tubuh dapat menggunakan insulin dengan lebih efektif untuk menurunkan kadar gula darah.

Selain menurunkan kadar gula darah, cuka apel juga telah terbukti memiliki manfaat kesehatan lainnya, seperti menurunkan kadar kolesterol, mengurangi tekanan darah, dan meningkatkan pencernaan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan bahwa konsumsi cuka apel dapat menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) hingga 6%. Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal Hypertension menemukan bahwa cuka apel dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik (angka atas) hingga 5 mmHg dan tekanan darah diastolik (angka bawah) hingga 2 mmHg. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Food and Function menemukan bahwa cuka apel dapat membantu meningkatkan pencernaan dengan meningkatkan produksi asam lambung.

Meskipun penelitian telah menunjukkan bahwa cuka apel memiliki banyak manfaat kesehatan, penting untuk dicatat bahwa cuka apel juga dapat memiliki beberapa efek samping. Efek samping yang paling umum adalah gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, dan diare. Cuka apel juga dapat berinteraksi dengan beberapa obat, seperti obat pengencer darah dan obat diabetes. Jika Anda sedang mengonsumsi obat apa pun, penting untuk berbicara dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi cuka apel.

Secara keseluruhan, cuka apel adalah bahan alami yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Jika Anda mempertimbangkan untuk menambahkan cuka apel ke dalam makanan Anda, penting untuk berbicara dengan dokter Anda untuk memastikan bahwa cuka apel aman untuk Anda.

Pertanyaan Umum tentang Manfaat Cuka Apel

Cuka apel telah dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan, namun masih terdapat beberapa pertanyaan umum seputar penggunaannya. Berikut adalah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya:

Pertanyaan 1: Apakah cuka apel aman dikonsumsi?


Pada umumnya, cuka apel aman dikonsumsi dalam jumlah sedang. Namun, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, dan diare. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi cuka apel jika memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat.

Pertanyaan 2: Berapa takaran cuka apel yang disarankan untuk dikonsumsi?

Takaran cuka apel yang disarankan bervariasi tergantung pada tujuan penggunaannya. Untuk menurunkan kadar gula darah, disarankan mengonsumsi 1-2 sendok makan cuka apel sebelum makan. Untuk tujuan kesehatan lainnya, seperti menurunkan kolesterol atau meningkatkan pencernaan, disarankan mengonsumsi 1-2 sendok teh cuka apel per hari.

Pertanyaan 3: Apakah cuka apel dapat berinteraksi dengan obat-obatan?

Ya, cuka apel dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat, seperti obat pengencer darah dan obat diabetes. Interaksi ini dapat memengaruhi efektivitas obat atau meningkatkan risiko efek samping. Jika sedang mengonsumsi obat apa pun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi cuka apel.

Pertanyaan 4: Apakah cuka apel dapat merusak gigi?

Cuka apel bersifat asam, sehingga dapat mengikis email gigi jika dikonsumsi berlebihan atau tidak diencerkan. Untuk mencegah kerusakan gigi, sebaiknya encerkan cuka apel dengan air sebelum dikonsumsi dan jangan menyikat gigi segera setelah mengonsumsinya.

Pertanyaan 5: Apakah cuka apel dapat membantu menurunkan berat badan?

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa cuka apel dapat membantu menurunkan berat badan dengan meningkatkan rasa kenyang dan meningkatkan metabolisme. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengonfirmasi manfaat ini.

Pertanyaan 6: Apakah cuka apel dapat menyembuhkan penyakit?

Meskipun cuka apel memiliki beberapa manfaat kesehatan, namun tidak dapat menyembuhkan penyakit. Cuka apel dapat membantu meredakan gejala-gejala tertentu dari beberapa penyakit, tetapi tidak dapat menggantikan pengobatan medis.

Kesimpulan:

Cuka apel adalah bahan alami yang memiliki banyak manfaat kesehatan, namun penting untuk mengonsumsinya dengan bijak. Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi cuka apel jika memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat.

Bagian Artikel Selanjutnya:

Manfaat Cuka Apel untuk Kesehatan Kulit

Tips Menggunakan Cuka Apel untuk Kesehatan

Berikut adalah beberapa tips untuk menggunakan cuka apel secara efektif untuk kesehatan:

Tip 1: Encerkan cuka apel sebelum dikonsumsi

Cuka apel bersifat asam, sehingga penting untuk mengencerkannya dengan air sebelum dikonsumsi. Anda dapat mencampurkan 1-2 sendok makan cuka apel ke dalam segelas air.

Tip 2: Gunakan cuka apel sebagai bahan dalam makanan

Cuka apel dapat digunakan sebagai bahan dalam berbagai hidangan, seperti salad, saus, dan sup. Ini adalah cara yang baik untuk menambahkan rasa dan manfaat kesehatan pada makanan Anda.

Tip 3: Gunakan cuka apel sebagai bahan pembersih alami

Cuka apel memiliki sifat antibakteri dan antijamur, sehingga dapat digunakan sebagai bahan pembersih alami. Anda dapat menggunakan cuka apel untuk membersihkan meja, lantai, dan jendela.

Tip 4: Gunakan cuka apel untuk perawatan rambut

Cuka apel dapat membantu menyeimbangkan pH rambut dan kulit kepala, serta menghilangkan penumpukan produk penata rambut. Anda dapat menggunakan cuka apel sebagai kondisioner alami atau sebagai bilasan rambut.

Tip 5: Gunakan cuka apel untuk meredakan sakit tenggorokan

Cuka apel memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi, sehingga dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Anda dapat berkumur dengan larutan cuka apel atau meminum larutan cuka apel untuk meredakan sakit tenggorokan.

Tip 6: Konsumsi cuka apel dalam jumlah sedang

Meskipun cuka apel memiliki banyak manfaat kesehatan, penting untuk mengonsumsinya dalam jumlah sedang. Konsumsi cuka apel berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Kesimpulan:

Cuka apel adalah bahan alami yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Dengan menggunakan cuka apel secara bijak, Anda dapat memanfaatkan manfaat kesehatannya untuk meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.

Kesimpulan

Cuka apel adalah bahan alami yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Manfaat tersebut antara lain menurunkan kadar gula darah, menurunkan kolesterol, menurunkan tekanan darah, meningkatkan pencernaan, memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan anti-inflamasi, dapat digunakan sebagai bahan pembersih alami, bahan perawatan rambut, dan dapat meredakan sakit tenggorokan. Cuka apel dapat dikonsumsi langsung, dicampurkan ke dalam makanan, atau digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga.

Meskipun cuka apel memiliki banyak manfaat kesehatan, penting untuk mengonsumsinya dalam jumlah sedang. Konsumsi cuka apel berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi cuka apel.

Images References :

Posting Komentar

Terima kasih karena telah berkenan memberikan komentar yang membangun untuk blog ini

Lebih baru Lebih lama